Tampilkan postingan dengan label Buatan Q. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buatan Q. Tampilkan semua postingan

Organisasi, Bisnis, Manajemen, Manajer Dan Hubungan Antara Keempatnya

3 Comments


Apa sih Organisasi itu?

“Organisasi adalah dua (2) orang atau lebih yang bekerjasama dengan cara tertentu secara terstruktur dan terkoordinir untuk mencapai tujuan tertentu”


Ex : OSIS, BEM

Lalu, apa yang dibutuhkan dalam suatu organisasi supaya bisa mencapai tujuan tertentu tersebut?

Yaitu : MANAJEMEN

Lalu, Manajemen itu apa?

“Manajemen adalah Proses untuk mencapai tujusn tertentu secara sistematis dan efektif melalui kegiatan Planning (Perencanaan), Organizing (Pengorganisasian), Leading (Pengarahan) dan Controlling (Pengawasan) dengan menggunakan Sumber Daya yang ada secara Efektif dan Efisien”

Efisien : Proses, baik dalam hal hemat biaya, mudah digunakan dan waktu yang intinya adalah “DOING THINGS RIGHT”

Efektif : Hasil Akhir dan harus tepat guna atau “DOING THE RIGHT THINGS”

Lalu, mengapa ada Bisnis juga?

Itu karena  Bisnis = Organisasi namun bisnis bisa dilakukan sendiri/berkelompok yang lebih berorientasi pada aktifitas untuk memproduksi barang & jasa dalam kehidupan sehari hari untuk memperoleh laba/profit/untung.

Lalu apa hubungan antara organisasi, manajemen dan bisnis?

Hal itu disebabkan karena Manajemen selalu dibutuhkan dimana saja saat ada sekumpulan orang bekerja bersama untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Ibarat tubuh kita, Organisasi adalah Tubuhnya dan Manajemen adalah Ruhnya.

Atau bisa diibaratkan juga bahwa Organisasi adalah wadah dan Manajemen adalah cara, proses yang ada dalam wadah tersebut dan ada yang menggerakkan.


Fungsi-fungsi Manajemen :
    
    1.    Perencanaan (Planning)
   Defining goals, membangun perencanaan, menetapkan tujuan dan bagaimana cara   11mencapainya
   2.    Pengorganisasian (Organizing)
  Apa yang dibutuhkan, bagaimana menyelesaikan, siapa yang melakukan dan koordinasi
   3.    Pengarahan (Leading)
  Memotivasi, memimpin, mengelola orang lain
   4.    Pengawasan dan Pengendalian (Controlling)
  Memonitor aktivitas sehingga tujuan awal bisa tercapai

“Organisasi ada dengan Manajemen namun Manajemen bisa ada tanpa Organisasi.”
Ex : Manajemen waktu

BISNIS

Bisnis bisa dilakukan oleh inndividu/kelompok untuk :
      *      Menciptakan nilai
Ex : tukang ojek (value : Jasa)
      *      Memenuhi kebutuhan manusia
      *      Memproduksi barang/jasa
      *      Memperoleh untung/laba/profit

Faktor yang Mempengaruhi Iklim Bisnis :
  ü  Investasi    
  ü  Tabungan
  ü  Pemerintah
  ü  Inflasi
  ü  Produktifitas
  ü  Pengangguran

Ø  Investasi : punya modal besar untuk bisnis
Manfaat : menyerap tenaga kerja, menimbulkan persaingan, devisa meningkat
                (menyebabkan multi flier effects/efek berganda)

Multi Flier Effects


 Ø  Tabungan dalam masyarakat bisa menjadi modal untuk investasi jangka panjang. Namun  dalam jangka pendek  bisa menjadi tabungan berdampak negatif yang mengurangi  multiflier effect. Contohnya buruh yang lebih memilih menabung daripada menyekolahkan  anaknya.
 Ø  Pemerintahan
 Dalam segi Kebijakan :
    1.     Fiskal : pajak sehingga mempengaruhi permintaan
    2.    Moneter : menetapkan kebijakan mengendalikan jumlah uang yang beredar
Ø Pengangguran
  Banyaknya pengangguran berefek negatif karena bisa menyebabkan masalah sosial    ekonomi dan meningkatnya kriminalitas serta sensifitas di masyarakat

“Inflasi, Produktifitas dan Pengangguran merupakan faktor negatif yang mempengaruhi iklim bisnis”
Bidang dalam Organisasi/Manajemen

1.       Pemasaran
Promosi, Pengembangan Produk baru, Pemasaran adalah orang yang berhubungan langsung dengan market dan konsumen
2.      Operasional
Sistem, Tekhnis, produksi, Kualitas
3.      Sumber Daya Manusia
Merekrut Pegawai dan mengembangkan soft skill Pegawai
4.      Keuangan
Berkaitan  dengan bidang dana dan keuangan organisasi

Sumber Daya Manajemen
  ü  Manusia. Ex : Mahasiswa
  ü  Finansial : Dana
  ü  Fisik. Ex : Bangunan
  ü  Informasi. Ex : Kuisioner, Media Sosial, Media Fisik seperti papan pengumuman
Sarana Manajemen

Disebut juga 6M, yaitu :
·         Men (Manusia)
·        Money (Uang)
·        Materials (Materi)
·        Machines (Alat/Mesin)
·        Methods (Metode)
·        Market (Pasar/Pelanggan/Konsumen/Pemakai)

Manajemen : Science or Art?

1.   Manajemen sebagai Sains
   ü  Memerlukan metode
   ü  Pendekatan melalui tahapan sistemati
   ü  Memerlukan keahlian teknis dan pengambilan keputusan

2.  Manajemen sebagai Seni
   ü  Pendekatan melalui intuisi dan perasaan berdasarkan pengalaman
   ü  Konseptual
   ü  Memerlukan kreatifitas dan komunikasi interpersonal
MANAJER

      *      Simplenya, Manajer adalah orang yang melakukan kegiatan manajemen.
      *      Manajer juga berarti adalah orang yang memiliki tanggung jawab atas bawahan dan    sumber daya Organisasi tersebut.
      *      Manajer bertugas untuk memastikan orang lain bekerja dengan benar dan baik.

TINGKATAN MANAJEMEN


PERANAN MANAJEMEN

A.    Interpersonal/Antar Pribadi
ü  Figurehead :
Merupakan peranan manajer sebagai simbol “pimpinan” serta menjadi simbol bagi organisasi yang dipimpinnya. Ex : Menerima dan menjamu tamu
ü  Leader :
Manajer diharapkan menjadi pemimpin anak buahnya, melakukan rekruitmen, training, memberikan motivasi untuk bekerja demi mencapai tujuan
ü  Liaison/Perantara :
Berhubungan dengan pihak diluar organisasi. Ex : klien, pemerintah, dll.
B.     Informasional
ü  Monitor :
Manajer sebagai aliran informasi yg untuk organisasi
ü  Disseminator/Penerus informasi :
Manajer menyebarkan informasi yang diperolehnya kepada bawahannya.
ü  Spokesman/Perwakilan :
Manajer sebagai wakil organisasi dalam menyampaikan informasi ke pihak luar.
Ex : Wawancara
C.     Pembuat Keputusan
ü  Enterpreunership :
selalu berusaha memajukan organisasinya  dengan inisiatif dan kreatifnyna
ü  Disturbance handler/Penangkal kesulitan :
Mampu menyelesaikan gangguan yg mungkin muncul seperti pembatalan kontrak dsb.
ü  Resource Allocator/Pengalokasian Sumber Daya :
Mampu mengalokasikan sumber daya yg terbatas secara efisien
ü  Negotiator :
Mampu melakukan negoisasi dengan pihak terkait seperti kontrak dengan klien.

SKILL  UTAMA MANAJER
 v  Konseptual : harus dimiliki oleh top manager
  kemampuan manajer untuk mengkoordinasikan kegiatan organisasi
 v Teknis : harus dimiliki oleh first line manager
  kemampuan untuk menggunakan peralatan dan prosedur tekhnis perusahaan.
 v  Human Relation skills/Interpersonal : harus dimiliki oleh top, middle dan first line    manager
 kemampuan untuk berkomunikasi dan Berinteraksi  serta memahami dan memotivasi orang  lain
 v  Administratif
 kemampuan manajer yang berkaitan dengan perencanaan, pengorganisasian, pengawasan  dan penyusunan kepegawaian

BAGAIMANA CARA MENJADI MANAJER?
      ·         Pengalaman
      ·         Pelatihan

Jadi, apa hubungan antara organisasi, bisnis, manajemen dan manajer??????

Supaya ORGANISASI dan BISNIS bisa berjalan untuk mencapai tujuan bersama dan tertentu diperlukan suatu proses yang dinamakan MANAJEMEN. Dan MANAJEMEN tidak akan bergerak tanpa adanya penggerak/MANAJER.
Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca tulisan saya. Semoga bermanfaat....^^

Salam Admin Blog!!! ^^ :D
Artikel created and posted by an Admin of this Blog :

Alif Shofia Salsabila
Class : 1G
NPM : 143010004460
Spesialisasi : D3 Kebendaharaan Negara
READ MORE - Organisasi, Bisnis, Manajemen, Manajer Dan Hubungan Antara Keempatnya

Makalah Nilai-Nilai Moral pada Buku Bahasa Indonesia

5 Comments

KATA PENGANTAR

AssalamualaikumWr.Wb.
Puji syukur kehadirat Allah swt., karena dengan rahmat dan nikmatnya, yaitu nikmat kesehatan dan nikmat kesempatan agar kami dapat menyusun makalah ini.
Kami berusaha sebisa mungkin untuk menyusun makalah ini sebaik-baiknya agar dapat dibaca untuk semua kalangan. Mudah-mudahan ilmu yang ada di dalam makalah ini dapat berguna dan bermanfaa tuntuk kita semua dan dapat memenuhi harapan kita semua untuk meningkatkan pengetahuan kita semua dalam berbagai hal. Amiinnnn.
Akhirnya ungkapan syukur  yang mendalam kepada Allah Swt. yang telah memberikan kekuatan dan kemudahan dalam menyelesaikan penyusunan makalah ini dan makalah ini benar-benar bermanfaat bagi kita semua. Amin.
Akhir kata, kami mengucapkan mohon maaf sebesar-besarnya apabila terdapat kesalahan kata dan penyusunan dalam makalah ini. Jadilah pemenang dan jangan jadi pecundang !

WassalamualaikumWr. Wb.



Hormat kami,


Penulis


DAFTAR ISI

Halaman Judul …………………………………………………………………...                i
Kata Pengantar.......................................................................................................                ii
Daftar Isi  ...............................................................................................................                iii
I.       PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang.......................................................................................                1
B.     Rumusan Masalah..................................................................................                1
C.     Tujuan Penulisan ...................................................................................                2
D.    Manfaat Penulisan .................................................................................                2
E.     Metode Penulisan ……………………………………………………..                2
II.    PEMBAHASAN
A.    Pengertian Nilai Moral ………………………………………………….                3
B.     Kriteria Buku Pelajaran yang Berkualitas Tinggi …………………….....                3
C.     Nilai-Nilai Moral yang Ada pada Buku Bahasa Indonesia ……………..                4
D.    Manfaat Nilai-Nilai Moral ………………………………………………                6
III.    PENUTUP
A.    Kesimpulan ………………………………………………………………               8
B.     Saran ……………………………………………………………………..               8
DAFTAR PUSTAKA..........................................................................................                9


 
BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Dulu, bangsa Indonesia disegani karena memiliki karakter bangsa yang kuat. Sekarang, bangsa ini sedang berada dalam krisis multi dimensi. Pembangunan bangsa dapat dikaitkan dengan nilai-nilai sosial-budaya dan nilai moral yang mencerminkan kemajuan dan keterbelakangan suatu bangsa. Buku pelajaran merupakan salah satu sumber belajar yang memberikan andil cukup besar dalam upaya memperluas kesempatan memperoleh pendidikan dan meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran. Kebutuhan akan buku pelajaran semakin terasa ketika jumlah dan mutu guru yang tersedia belum memadai. Di tempat-tempat tertentu, masih banyak guru yang mengandalkan buku pelajaran sebagai satu-satunya sumber belajar dan pembelajaran. Siswa juga menggunakan buku pelajaran di sekolah dan di rumah sebagai sumber belajar utama.
Secara definitif buku pelajaran adalah sarana belajar yang digunakan di sekolah-sekolah dan di perguruan tinggi untuk menunjang suatu program pengajaran.  Dalam proses belajar mengajar di sekolah, buku pelajaran dapat menjadi  pegangan guru dan siswa yaitu sebagai referensi utama atau menjadi buku suplemen/tambahan. Di dalam kegiatan belajar, siswa tak sebatas mencermati apa-apa saja yang diterangkan oleh guru. Siswa membutuhkan referensi atau acuan untuk menggali ilmu agar pemahaman siswa lebih luas sehingga kemampuannya dapat lebih dioptimalkan. Dengan adanya buku pelajaran tersebut, siswa dituntun untuk berlatih, berpraktik, atau mencobakan teori-teori yang sudah dipelajari dari buku tersebut.
Salah satu pendidikan yang mampu mengarahkan potensi manusia untuk mengarah pada kebaikan adalah pendidikan moral. Oleh karena itu perlunya penanaman nilai-nilai moral pada tiap-tiap individu itu sangat penting. Sehingga dengan begitu manusia mampu mengarahkan dirinya menjadi manusia yang memiliki kualitas hidup yang bermoral tinggi serta mampu menata diri dalam kehidupan bermasyarakat.


B.     Rumusan Masalah

1.   Apakah yang dimaksud dengan nilai moral ?
2.   Bagaimana kriteria buku pelajaran yang berkualitas tinggi ?
3.   Bagaimana analisis nilai-nilai moral yang terdapat pada buku pelajaran Bahasa Indonesia?
4.   Apa manfaat nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari ?

C.    Tujuan Penulisan

1.   Mengidentifikasi kriteria buku pelajaran yang berkualitas tinggi
2.   Mengetahui materi-materi Bahasa Indonesia yang mengandung nilai-nilai moral dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia
3.   Mendeskripsikan dan mengidentifikasi nilai-nilai moral dalam buku Bahasa Indonesia
4.   Memberikan sumbangan berharga bagi ilmu pengetahuan
5.   Membangun dan membentuk nilai moral dan karakter bangsa

D.    Manfaat Penulisan

Sesuai dengan tujuan penulisan, diharapkan dapat membangun dan membentuk nilai-nilai moral dan karakter bangsa. Hal ini sebagai upaya mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

E.     Metode Penulisan

Metode penulisan karya tulis ini merupakan penelitian pustaka (Library Research), dengan menganalisis isi dari materi-materi buku pelajaran Bahasa Indonesia untuk kelas XI SMA.


BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Nilai Moral

Moral dan etika adalah dua hal yang tidak terpisahkan karena pada dasarnya moral adalah tingkah laku yang telah diatur atau ditentukan oleh etika. Pengertian nilai, menurut Djahiri (1999),  adalah harga, makna, isi dan pesan, semangat, atau jiwa yang tersurat dan tersirat dalam fakta, konsep, dan teori, sehingga bermakna secara fungsional. Di sini, nilai difungsikan untuk mengarahkan, mengendalikan, dan menentukan kelakuan seseorang, karena nilai dijadikan standar perilaku.
Menurut K. Prent, moral berasal dari bahasa latin mores, dari suku kata mos yang artinya adat istiadat, kelakuan, watak, tabiat, akhlak. Dalam perkembangannya moral diartikan sebagai kebiasaan dalam bertingkah laku yang baik, yang susila. Dari pengertian tersebut dinyatakan bahwa moral adalah berkenaan dengan kesusilaan. Seorang individu dapat dikatakan baik secara moral apabila bertingkah laku sesuai dengan kaidah-kaidah moral yang ada. Sebaliknya jika perilaku individu itu tidak sesuai dengan kaidah-kaidah yang ada, maka ia akan dikatakan jelek secara moral. Menurut Sonny Keraf, moral adalah nilai yang menjadi tolak ukur yang dipakai masyarakat untuk menentukan baik buruknya tindakan manusia sebagai manusia, mungkin sebagai anggota masyarakat atau sebagai orang dengan jabatan tertentu atau profesi tertentu.


B.     Kriteria Buku Pelajaran Berkualitas Tinggi

Apabila buku pelajaran dapat memenuhi 1 persyaratan yang diajukan, dapat dikatakan buku pelajaran tersebut berkualitas. Butir-butir yang harus dipenuhi oleh buku pelajaran yang tergolong kategori berkualitas tinggi, antara lain:
1.      Buku pelajaran haruslah menarik minat anak-anak, yaitu para siswa yang mempergunakannya.
2.      Buku pelajaran itu haruslah mampu memberi motivasi kepada para siswa yang memakainya.
3.      Buku pelajaran itu haruslah memuat ilustrasi yang menarik hati para siswa yang memanfaatkannya.
4.      Buku pelajaran itu seharusnya mempertimbangkan aspek-aspek linguistik sehingga sesuai dengan kemampuan para siswa yang memakainya.
5.      Buku pelajaran itu haruslah dapat menstimulasi, merangsang aktivitas-aktivitas pribadi para siswa yang mempergunakannya.
6.      Buku pelajaran itu haruslah dengan sadar dan tegas menghindari konsep-konsep yang samar-samar dan tidak biasa, agar tidak sempat membingungkan para siswa yang memakainya.
7.      Buku pelajaran itu haruslah mempunyai sudut pandangan atau “point of view” yang jelas dan tegas sehingga juga pada akhirnya menjadi sudut pandangan para pemakainya yang setia.
8.      Buku pelajaran itu haruslah mampu memberi pemantapan, penekanan pada nilai-nilai anak dan orang dewasa.
9.      Buku pelajaran itu haruslah dapat menghargai perbedaan-perbedaan pribadi para siswa pemakainya.
10.  Berisi informasi, pesan, dan pengetahuan yang dituangkan dalam bentuk tertulis yang dapat dikomunikasikan kepada pembaca secara logis, mudah diterima sesuai dengan tahapan perkembangan kognitif pembaca. Untuk itu,  bahasa yang digunakan harus mengacu pada kaidah-kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar.

C.    Nilai-Nilai Moral pada Buku Bahasa Indonesia

Nilai-nilai moral yang ditemukan pada kalimat-kalimat dalam buku-buku pelajaran Bahasa Indonesia SMA kelas 11 antara lain :

Pertama, nilai disiplin dan kerjasama yang tampak pada kalimat berikut :

1)      Gladi bersih dilakukan pada pukul 4 sore
Topik pada kalimat di atas menyatakan adanya nilai kedisiplinan karena diharuskan datang tepat pukul 4 sore dan nilai kerja sama yang terdapat pada kata “Gladi bersih”.
2)      “Untuk menyelesaikan tugas ini, kalian harus membentuk kelompok masing-masing 4 orang dan wajib dikumpul seminggu kemudian.”
Topik pada kalimat di atas menyatakan adanya nilai kedisplinan bahwa tugas tersebut harus dikumpul seminggu kemudian dan nilai kerja sama bahwa setiap murid harus berkerja sama untuk menyelesaikan tugas tersebut.

Kedua, nilai kejujuran yang terdapat pada kalimat berikut :

1)      Annisa selalu menjual kaset orisinil, bukan bajakan.
Topik pada kalimat di atas menyatakan nilai kejujuran karena Annisa telah mematuhi peraturan UUD hak cipta dan terdapat kata orisinil yang berarti asli.
2)      Mencatat pemasukan uang kas.
Topik pada kalimat di atas menyatakan kejujuran karena tidak berniat untuk mengambil hak yang bukan miliknya dan dengan mencatat berarti ada bukti yang jelas sehingga ia dapat dipercaya.

Ketiga, nilai motivasi yang terdapat pada kalimat berikut :

1)      Pendidikan adalah yang bertahan disaat semua yang dipelajari sudah terlupakan.
2)      Carilah Ilmu sampai ke Negeri Cina
3)      Suatu kehidupan yang penuh kesalahan tak hanya lebih berharga, namun juga lebih berguna dibandingkan hidup tanpa melakukan apa pun.
4)      Kegagalan adalah langkah awal menuju kesuksesan. Akan tetapi, sukses itu sendiri sesungguhnya baru merupakan jalan yang tidak tentu menuju puncak sukses
5)      Tugas yang kita hadapi seringkali bukanlah pilihan kita, tetapi kita bias memilih bagaimana kita melaksankannya. Kalau kita melaksanakannya sungguh-sungguh, hasilnya akan memberikan kepuasan pada diri kita sendiri

Kalimat di atas mengandung nilai motivasi karena adanya dorongan untuk berbuat baik atau melakukan sesuatu yang bermanfat bagi dirinya atau orang lain.

Keempat, nilai rasa ingin tahu kreatifitas yang terdapat pada kalimat tersebut :

1)      “Seluruh siswa diharapkan dapat membuat sebuah naskah drama berdurasi 5 menit”
Topik pada kalimat di atas mengandung nilai kreativitas karena dengan membuat naskah drama kita dapat meningkatkan kreatifitas kita saat memikirkan cerita dalam naskah drama tersebut.
2)      Carilah Ilmu sampai ke Negeri Cina
Topik pada kalimat di atas menyatakan adanya nilai rasa ingin tahu karena ilmu harus dicari meskipun menempuh jarak yang jauh.
3)      “Seluruh siswa diharapkan dapat membedakan kalimat fakta dan opini dalam editorial yang dibaca”
Topik pada kalimat di atas mengandung rasa ingin tahu karena semua siswa ingin mengetahui perbedaan fakta dan opini.

Kelima, nilai gemar membaca yang terdapat pada kalimat berikut :

1)      Buku adalah jendela dunia
2)      Membaca jembatan ilmu
3)      Gunakanlah waktu luangmu untuk membaca, karena dengan membaca kau dapat mengetahui banyak hal

Topik pada kalimat di atas mengandung nilai gemar membaca karena dengan membaca buku, kita akan mendapatkan banyak pengetahuan sehingga kita dapat mengetahui seluruh isi dunia tanpa harus keliling dunia. Selain itu dengan membaca kita dapat memperoleh banyak ilmu dan mengetahui banyak hal

Selain itu, dalam buku tersebut juga terdapat nilai religius, toleransi, kerja keras, mandiri, demokratis, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat atau komunikatif, cinta damai, peduli sosial, dan  tanggung jawab.



D.    Manfaat Nilai Moral

Nilai moral dianggap penting oleh manusia dan harus diyakini oleh setiap individu dan harus diaplikasikan dalam perbuatan yang diidentikan dengan perbuatan baik dan perbuatan buruk (etika) yang mana cara mengukurannya adalah melalui nilai- nilai yang terkandung dalam perbuatan tersebut.
            Pada dasarnya nilai moral berfungsi mengingatkan manusia untuk melakukan kebaikan demi diri sendiri dan sesama masyarakat. Kedua, menarik perhatian pada permasalahan-permasalahan moral yang kurang ditanggapi manusia. Ketiga, untuk pengendalian dan pengaturan.



BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan

Buku pelajaran adalah sarana belajar yang biasa digunakan di sekolah-sekolah dan di perguruan tinggi untuk menunjang suatu program pembelajaran. Dalam proses pembelajaran inilah buku pelajaran memiliki peran yang sangat penting sebagai referensi yang digunakan siswa untuk mengoptimalkan potensi-potensinya. Oleh karena itu, perlu adanya pemilihan buku pelajaran yang baik mana yang akan digunakan di dalam pembelajaran.
Sebagai buku pendidikan, buku pelajaran memainkan peranan penting dalam pembelajaran. Dengan buku pelajaran, program pembelajaran bisa dilaksanakan secara lebih teratur. Selain itu, buku pelajaran dapat mengajarkan banyak hal kepada pembacanya khususnya mengenai nilai-nilai moral yang berguna untuk membangun karakter bangsa.
Dengan membaca buku pelajaran, siswa akan dapat terdorong untuk berpikir dan berbuat yang positif, misalnya memecahkan masalah yang dilontarkan dalam buku pelajaran.

B.     Saran

Untuk dapat memahami nilai moral yang ada dalam buku Bahasa Indonesia dan mengidentifikasi kriteria buku pelajaran yang bagus, ada beberapa saran yang dapat diterapkan :
1.      Pelajari kriteria-kriteria buku pelajaran yang baik.
2.       Pada saat membaca buku lihat materi apa saja yang dimuat di dalam buku.
3.      Pelajari dan pahami dengan baik nilai-nilai moral yang ada pada buku pelajaran tersebut

Moral sebagai ukuran nilai baik-buruknya seseorang harus ada dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia terutama nilai moral yang baik sehingga seorang pelajar dapat menerapkan nilai moral yang baik dalam kehidupan sehari-hari.




DAFTAR PUSTAKA

Susilawati, Euis dkk. 2012. Bahasa Indonesiaku Bahasa Negeriku 2. Solo : Tiga Serangkai.






READ MORE - Makalah Nilai-Nilai Moral pada Buku Bahasa Indonesia